31 July 2018

Ini Pengakuan PSSI Saat Diancam Akan Dibekukan Lagi Oleh Kemenpora

Ngapaksports.com - Selamat pagi bro Ngapak Sports Mania dimanapun anda berada. Kabar kurang baik datang dari induk persepakbolaan tanah air, ya benar PSSI kali ini kembali terancam akan dibekukan Kemenpora. 

Picture : pssi.org


Loh kok bisa? Apa penyebabnya? Mari kita simak ulasan berikut ini..

Kemenpora kembali mengancam membekukan PSSI dengan alasan terduga pengaturan skor dan menjadi mafia bola. Joko Driyono selaku Wakil Ketua Umum PSSI langsung menanggapi dengan sigap. Dirinya berharap Kemenpora mengadakan pertemuan antara Kemenpora dan PSSI terkait masalah dugaan PSSI melakukan pengaturan skor dan indikasi judi.

Baca juga :


"Kita membekukan PSSI karena terbukti PSSI menjadi gembong pengaturan skor hingga judi bola oleh para mafia bola", imbuh Imam Nahrawi saat memberikan sambutan dalam acara Porsemas di Malang pada Senin, (30/7/2018).

"Sudah pernah dibekukan, tapi PSSI masih belum kapok ya sudah apa boleh buat saya akan bekukan PSSI lagi", ucapnya dengan nada tegas.

Sehubungan dengan masalah ini, PSSI langsung menanggapinya dengan serius. Joko Driyono atau yang kerap disapa Jokdri itu mengaku siap jika PSSI dipanggil Kemenpora.

"Pada dasarnya PSSI selalu siap apabila dipanggil Kemenpora, ini bukan masalah sepele karena jika PSSI dibekukan maka sepakbola Indonesia akan vakum baik dalam kompetisi lokal maupun Internasional." kata Jokdri kepada media.

PSSI trauma karena dengan dibekukannya PSSI maka dunia sepak bola di Indonesia akan mati dan bisa jadi Indonesia kembali mendapat hukuman dari AFC maupun FIFA.

Apakah benar adanya PSSI melakukan pengaturan skor dan menjadi media dalam ajang judi bola oleh para mafia bola? Kita nantikan saja kelanjutan beritanya, jangan kemana mana tetap stay tune di website Ngapak Sports yaa sob..


Penulis : Nuriyatus Amin

Bagikan

Jangan lewatkan

Ini Pengakuan PSSI Saat Diancam Akan Dibekukan Lagi Oleh Kemenpora
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.